HOT NEWS

Tips refill Cartridge di Refill Center

Jumat, 18 Februari 2011


1. Hal pertama yang dilakukan setelah Anda melepaskan Cartridge kosong dari Printer adalah menyimpannya kedalam sebuah box yang ukurannya sesuai dengan cartridge tersebut, hal ini dilakukan untuk menghindari body cartridge yang patah karena terbentur keras ketika Anda membawa cartridge tersebut ke tempat Refill Center, jika hal itu terjadi kemungkinan cartridgenya tidak bisa direfill.

2. Pilihlah tempat Refill Center yang bisa memberikan jaminan garansi lebih dari 2 bulan dan tanyakan mengenai layanan garansinya seperti apa, karena banyak refill center yang bisa memberikan garansi lebih dari 2 bulan akan tetapi ketika terjadi masalah pada cartridge dalam masa garansi harus menunggu sampai 2-4 minggu setelah kita klaim sampai cartridge tersebut bisa dikembalikan lagi, jangan memilih Refill Center yang seperti ini karena akan banyak membuang waktu percuma.


3. Tanyakan kepada pihak Refill Center yang Anda datangi, berapa estimasi jumlah page yield cartridge Anda setelah direfill, untuk meyakinkan kita bahwa tempat Refill Center tersebut mengisi tonernya sesuai dengan kapasitas Standard dari cartridge tersebut.


4. Setelah cartridge selesai direfill, Anda minta test printnya kepada pihak refill center tersebut untuk memastikan cartridge Anda benar-benar ditest terlebih dahulu, karena kadang ada beberapa Refill Center yang tidak melakukan test print terlebih dahulu.


5. Jangan lupa untuk memeriksa kembali cartridge yang sudah direfill tersebut, terutama jika ada kebocoran dibagian pinggir dan disela-sela OPC Drum, karena jika bocor akan berpengaruh terhadap hasil cetak menjadi kotor, bahkan jika bocornya parah bubuk toner bisa masuk kedalam Printer.


6. Jika Anda merefill cartridge untuk spare/cadangan/back up, diusahakan jangan disimpan lebih dari 6 bulan, karena dibagian dalam Cartridge Laserjet terdapat beberapa part yang terbuat dari karet dan silicon yang fleksibel sehingga jika dibiarkan terlalu lama maka akan berpengaruh terhadap tingkat fleksibelitas dari part tersebut sehingga berpengaruh terhadap hasil cetak.


7. Sebelum Cartridge dipasang kembali di Printer, sebaiknya Anda guncang dulu pelan-pelan cartridgenya agar bubuk toner menumpuk secara merata dibagian penampung toner, setelah itu test print kembali sebanyak 5-10 lembar sekaligus untuk meyakinkan cartridge bisa berfungsi dengan baik.

sumber:kaskus.us 

Tips Mereset Printer Epson


Lagi asik-asiknya mencetak tugas makalah tiba-tiba printer error, dan pada saat malam hari terus besok tugas dikumpulkan pagi-pagi. Hem pasti binggung dan bete banget. Namun tidak usah cemas, jika print yang Anda gunakan adalah printer yang sudah dimodif atau tempat tinta sudah ada di luar. Anda tidak perlu cemas, sebenarnya Anda dapat melakukan perbaikan sendiri pada printer Anda yang sedang error. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengalami error atau minta untuk di reset diantaranya:

1. Anda sering mencetak terlalu banyak.

2. Case memori printer yang sudah penuh.
3. Sudah waktunya untuk reset. He...he....

Langkah-Langkah untuk melakukan reset printer adalah sebagai berikut ini:


1. Pertama, masuk ke start > printer and faxs > kemudian pilih printer yang akan Anda reset.


2. Kedua pilih klik kanan pada printer type epson Anda dan pilih properies.


3. Ketiga pilih printer perference, dan klik tab maintance untuk membuka pengaturan printer atau mengeser posisi printer.

4. Setelah langkah sebelumnya dilakukan maka akan muncul tampilan dari tab maintace, pilih "ink catrige replaymen"


5. Jika posisi catrige dalam printer sudah di posisi tengah, silahkan tekan tombol reset yang ada di bagian atas catrige itu.


6. Setelah Anda tekan tombol reset tersebut, matikan printer Anda. Nah sudah selesai proses peresetan printer Anda. Jika masih error, maka dengan terapaksa silahkan bawah ketemapat service printer terdekat. Selamat Mencobah....!!

sumber:kaskus.us 

tips to overcome the hard disk bad sector


It is still to be done to fix the bad sector affected hard drive is a condition in which the disk is still spinning, the state controller is still working hard. But the situation is still divided again, if you want to use the affected hard drive for bad sectors. Problems cause bad sectors is one of the damage that often occurs. The condition of damage by bad sectors are distinguished by the state 3. The condition in which the hard disk platter worn. In this condition rather than a hard drive can be used. The longer the hard disk getting damaged and no longer useful to be used as a storage medium. Condition platter worn but not yet reached a critical state. This condition can be very stable to drive.

Possible hard drive can still be repaired because the platter is still dilow possible level. The condition of a plate is used, either severe or mild conditions but the damage was found in cluster 0 (the location where the disk partition information is stored). This condition does not allow the hard drive repaired. Speaking about the state of the hard drive to be repaired only possible improvement in the condition to 2, where the surface of the disk is still stable but there is minor damage in several places.

Purpose. 
Attempts to use the disk that contains bad sectors Men-elimination of damage to the bad sector location. 

Step 1.

Before performing the next stage of Phase 1 should be used to ensure the condition of the damaged hard disk platters. To know this is difficult to perform LOW LEVEL FORMAT (LLF). LLF can be done from the BIOS or software. For the BIOS, such as the generation of several PC Pentium 486 or (586) have the option LLF. Or to use the software LLF. To obtain the software can be taken at Site LLF hard drive maker. Or search for a file utility such as hddutil.exe (from Maxtor - MaxLLF.exe) and wipe.exe 1.0c version 5.2.1996.

LLF is a function of the software to remove all partitions of good information, data and information on your hard disk bad sector. This software is also useful to correct an error in FAT 32 partitions from Windows Fdisk. After running the LLF program, then the hard drive clean will really like the first time. 
Warning: Use of LLF software will erase all data on your hard disk

Step 2. 

The next process is to try and error method. 

Stages for this session are: 

A. Create hard disk partitions: With FDISK program with 1 partition only, either primary or extended partitions. For the primaries can be done with a single hard drive, but if you want to drive as extended, required a hard drive as the boot process and already have a primary partition (the partition to boot). 

B. Format your hard disk: With the FORMAT C: / C. Addition of the command / C to run the option checks if there are bad sectors. During the formatting process check the percentage of how much damage the hard disk.

When the program displays FORMAT Trying to recover allocation unit xxxxxx, meaning that the program was checking the condition in which the disc will be bad sectors. The assumption in the test below with the Seagate 1.2 GB hard drive with 2 small locations and estimate the damage percentage figure indicated by the program FORMAT: Display Conditions on the percentage of program formats that can be used: 
0-20% Good 20% Bad 21% sector Both discarded 22-89% 67% 91% Bad sectors Disposed Good 91-100% 9%.

C. Create a partition again: With FDISK, delete all partitions on your hard disk before, and make mischief again the partitions as a note. The assumption in the figure below is a partition with the Primary and Extended partitions. In the Primary partition is invisible and only shown to the extended partition. Distribution in the picture below is on drive D and F (22MB and 12 MB) discarded because there are bad sectors. While the E and G (758MB and 81MB) is the drive that is still in good condition and can be used.

If you are stubborn enough to fix your bad sectors, can also be done with an error trying to repeat the search for bad sectors on the disk location of the smaller stages, such as making a lot of partitions to minimize the possibility of wasted space on the partition that will be discarded. The more determined to seek damages in a place where there are bad sectors, both only in this way will require a longer time, although the result is quite satisfying to minimize hard drive location where the damage occurred.

 D. To ensure that what lies at the bad sector hard disk partition to be removed, do the format on the drive letter with the command FORMAT / C. If indeed there are bad sectors on the partition will be deleted (assuming the test bad sectors on the drive letter D and F), then the partition can be immediately discarded. But if something goes wrong, the damage was not bad sectors in the partition.

sumber:kaskus.us





100 virus komputer paling bahaya dan cara membersihkanya


Semua pengguna komputer pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata ‘virus’, pembuat virus bukan hanya di luar negeri saja, melainkan ada virus-virus lokal buatan Indonesia. Kaspersky sebagai perusahaan antivirus dan keamanan komputer memberikan 100 data virus lokal yang paling berbahaya di Indonesia. Di puncak teratas di duduki oleh Worm.Win32.AutoTDSS.hn yang mencapai 16,8 % dari jumlah infeksi. Meski demikian, ada satu nama yang cukup dominan dalam daftar 100 program yang menyebalkan itu. Dia adalah Kido, sebuah program jahat tipe worm yang menyebar sejak akhir 2008. Tercatat ada 26 varian Kido dalam daftar tersebut.

Worm yang menyebar melalui jaringan lokal dan media penyimpanan semacam USB Flashdisk ini memiliki banyak varian. Program jahat ini bisa mematikan system restore, memblokir akses ke situs keamanan dan mengunduh program jahat lain ke dalam komputer yang terinfeksi.
Berikut adalah daftar 100 program jahat paling berbahaya di Indonesia yang terlacak Kaspersky pada periode 1 Januari 2009 – 19 Januari 2009. Angka dalam persen menunjukkan tingkat ditemukannya program itu:
1. Worm.Win32.AutoTDSS.hn 16.8469%
2. HEUR:Trojan.Win32.Generic 11.9442%
3. Heur.Win32.Trojan.Generic 11.3675%
4. Trojan-Proxy.Win32.Agent.mf 4.9748%
5. Net-Worm.Win32.Kido.s 4.422%
6. Net-Worm.Win32.Kido.ih 3.1963%
7. Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq 2.5955%
8. Trojan-Dropper.Win32.Small.axv 2.5715%
9. Heur.Win32.Invader 2.5715%
10. Worm.Win32.AutoTDSS.bcw 2.4033%
11. Trojan-GameThief.Win32.Magania.gen 2.3071%
12. Trojan-Dropper.Win32.Agent.bvn 2.2591%
13. Net-Worm.Win32.Kido.t 2.0908%
14. Trojan-Downloader.Win32.Agent.wxq 1.2497%
15. Trojan.Win32.Agent2.w.a 1.1776%
16. Worm.Win32.Downloader.yw 1.0815%
17. Trojan.Win32.Qhost.kmq 1.0094%
18. Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje 0.8892%
19. Trojan-Dropper.Win32.Small.cdw 0.6729%
20. Trojan.Win32.Agent.bhug 0.6489%
21. Trojan.Win32.Agent.bdzl 0.6008%
22. HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic 0.6008%
23. HEUR:Trojan.Win32.Invader 0.5768%
24. Heur.Win32.Downloader 0.5047%
25. Trojan.Win32.Agent.bfnz 0.5047%
26. Trojan-Downloader.Win32.Agent.arqp 0.4807%
27. Trojan.Win32.Obfuscated.gen 0.4326%
28. Trojan-Downloader.Win32.Small.izw 0.4086%
29. Net-Worm.Win32.Kido.bt 0.4086%
30. Trojan.Win32.Monder.gen 0.3845%
31. Net-Worm.Win32.Kido.eo 0.3845%
32. Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.dbn 0.3845%
33. Multi.Win32.Packed 0.3605%
34. bukan virus:FraudTool.Win32.Antivirus2009.eg 0.3365%
35. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bbvy 0.3365%
36. Net-Worm.Win32.Kido.ed 0.3124%
37. Trojan-Downloader.Win32.Small.ailx 0.3124%
38. Packed.Win32.PolyCrypt.d 0.2884%
39. Trojan-Spy.Win32.FtpSend.b 0.2884%
40. Net-Worm.Win32.Koobface.dn 0.2884%
41. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bcmd 0.2403%
42. Net-Worm.Win32.Kido.da 0.2403%
43. bukan virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj 0.2403%
44. Net-Worm.Win32.Kido.bg 0.2163%
45. Worm.Win32.Downloader.yv 0.2163%
46. Trojan-Spy.Win32.VB.bee 0.2163%
47. Net-Worm.Win32.Kido.c 0.2163%
48. Net-Worm.Win32.Kido.cu 0.2163%
49. Net-Worm.Win32.Kido.bx 0.1923%
50. Net-Worm.Win32.Kido.bw 0.1923%
51. Virus.Win32.VB.ki 0.1923%
52. Suspicious.Win32.Packer 0.1923%
53. Trojan.Win32.FraudPack.aie 0.1923%
54. Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.cxs 0.1923%
55. Trojan-Mailfinder.Win32.Delf.cr 0.1923%
56. Trojan.Win32.Agent.bcan 0.1682%
57. Net-Worm.Win32.Kido.gx 0.1682%
58. Net-Worm.Win32.Kido.dw 0.1682%
59. bukan virus:Porn-Dialer.Win32.InstantAccess.e0.1682%
60. bukan virus:AdWare.Win32.Thingies 0.1682%
61. Net-Worm.Win32.Kido.fa 0.1682%
62. Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.vgjq 0.1682%
63. Trojan-Spy.Win32.VB.bev 0.1442%
64. Trojan.Win32.Agentb.ah 0.1442%
65. Backdoor.Win32.VB.hfq 0.1442%
66. Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.cxo 0.1442%
67. bukan virus:AdWare.Win32.OneStep.z 0.1442%
68. Virus.Win32.Alman.b 0.1442%
69. Virus.Win32.Sality.aa 0.1442%
70. Net-Worm.Win32.Kido.cq 0.1202%
71. Backdoor.Win32.VB.hdt 0.1202%
72. bukan virus:AdWare.Win32.Relevant.n 0.1202%
73. Trojan-Downloader.Win32.Tiny.byt 0.1202%
74. Net-Worm.Win32.Kido.dt 0.1202%
75. Net-Worm.Win32.Kido.bi 0.1202%
76. Trojan-PSW.Win32.IMMultiPass.od 0.1202%
77. bukan virus:AdWare.Win32.Shopper.v 0.1202%
78. Trojan-Dropper.Win32.Delf.clr 0.1202%
79. Net-Worm.Win32.Koobface.dw 0.1202%
80. Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.deo 0.0961%
81. Trojan-Mailfinder.Win32.Delf.cq 0.0961%
82. Trojan-Spy.Win32.VB.beq 0.0961%
83. bukan virus:AdWare.Win32.Relevant.a 0.0961%
84. Net-Worm.Win32.Kido.ci 0.0961%
85. Backdoor.Win32.VB.hfr 0.0961%
86. Net-Worm.Win32.Kido.fc 0.0961%
87. Trojan-Downloader.Win32.BHO.ape 0.0961%
88. Net-Worm.Win32.Kido.hs 0.0961%
89. Net-Worm.Win32.Kido.ce 0.0961%
90. Net-Worm.Win32.Kido.bm 0.0961%
91. Hoax.Win32.Renos.vber 0.0961%
92. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bakk 0.0961%
93. Trojan.Win32.Inject.mvu 0.0961%
94. Trojan.Win32.Agent.aoxh 0.0961%
95. Net-Worm.Win32.Kido.i 0.0961%
96. Trojan-Dropper.Win32.Small.ayg 0.0961%
97. Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahyl 0.0961%
98. Net-Worm.Win32.Kido.fl 0.0961%
99. Trojan.Win32.Inject.nlj 0.0961%
100. Net-Worm.Win32.Kido.fm 0.0961%
Kaspersky mengingatkan bahwa untuk terhindar dari program-program jahat disarankan untuk menginstall antivirus dan melakukan peng-update-an antivirus secara berkala.

Cara membersihkan virus :

Jika komputer kita terserang virus memang menjengkelkan, penyebab /sumbernya beragam, mulai dari media penyimpanan external seperti flash disk, floppy disk, hingga perilaku browsing yang “kurang wajar” , maksudnya sering browsing - browsing situs “aneh” ya jangan terkejut kalau juga mendapatkan hasil yang “aneh”

Langkah - langkah disini saya paparkan berdasar pengalaman saya dan tanya sana-sini . Selain itu biar memudahkan saya memberikan link klo ada yg tanya-tanya melalui YM tentang membersihkan komputer dari virus . Secara umum dibagi menjadi 5 jenis / tahap “pembersihan” (sebenarnya ada 6 tapi yang keenam rasanya tidak dapat dikategorikan sebagai pembasmian virus)

1. Scan PC menggunakan antivirus kita,
- Update antivirus kita
- Disable fungsi System Restore Windows
- Restart, masuk safe mode.
- Scan komputer kita melalui safe mode
- Setelah selesai, restart, dan jangan lupa aktifkan kembali fungsi System Restore Windows
masih ada virus???
2. Scan PC kita menggunakan antivirus online.
- Disable fungsi System Restore Windows
- Restart, masuk Safe Mode With Networking (agar kita tetap bisa akses inet didalam safe mode)
- Scan menggunakan antivirus online, misalnya: http://security.symantec.com/ (rata2x antivirus online hanya support browser Internet explorer)
- Setelah selesai, restart, dan jangan lupa aktifkan kembali fungsi System Restore Windows
masih ada jugaaa???
3. Memeriksa secara manual
- Ctrl + Alt + Del (task manager)
- Pada task manager lihat aktivitas mencurigakan dari file2x yang bekerja di background (biasanya berekstensi .dll atau .exe)
- Jika ditemukan, tandai dan cari informasi dimana letak file “tersangka” ini
- Jika sudah didapat, restart, masuk ke Safe Mode.
- Dari safemode hapus file mencurigakan tadi
bingung / tidak menemukan file mencurigakan? (biasanya kalau terlalu banyak program)
4. Memeriksa Startup Manager
- Start -> Run -> msconfig
- Pada jendela msconfig kita periksa, file startup mana yang terlihat janggal, disable saja, kalau perlu dihapus (gunakan metode no. 3)
kok masih ada???
5. Memeriksa System Registry kita
Cara ini yang paling melelahkan, meskipun ada softwarenya, namun jika kita salah menggunakan, bisa fatal akibatnya bagi kestabilan system.
Waduh.. masih ada juga…
Langkah terakhir…… install ulang system operasi kita
 
sumber:kaskus.us

Membuat Installasi Windows 7 / Vista dari USB Flashdisk

Biasanya proses meng-install Windows 7 atau Vista dilakukan melalui DVD dengan DVD-ROM / RW. Tetapi kini dengan banyaknya netbook atau laptop yang tidak menyertakan DVD-ROM, orang kadang bingung bagaimana cara menginstallnya. Solusinya adalah membuat Installasi Windows 7 atau Vista ke dalam USB Flashdisk ( USB Drive). Untuk membuatnya kita bisa menggunakan software gratis Setup from USB.

Setup from USB merupakan software gratis (open source) yang ditujukan untuk membuat installasi windows 7 atau Vista ke dalam USB Flash drive. Sehingga Flashdisk menjadi Bootable dan hal ini memudahkan proses installasi bagi pengguna yang mempunyai netbook atau laptop tanpa DVD-ROM / DVD-RW.

Langkah Pembuatan Bootable USB

Untuk membuat bootable USB yang berisi installasi Windows 7 atau Windows Vista, siapkan flashdisk berukuran minimal 4GB. selanjutnya, download dan install terlebih dahulu SetupFromUSB ( 4.8 MB). Setelah di download, extract zip file ini dan jalankan setup.exe. Selanjutnya pembuatannya sebagai berikut :

1. Jalankan program Setup From USB
2. Pilih lokasi installasi windows 7 atau Vista. Biasanya drive dari DVD Rom

3. Langkah selanjutnya adalah memilih lokasi yang akan di jadikan bootable, yaitu USB Flash Drive kita. Pastikan data penting di Flashdisk sudah di pindahkan, karena Flashdisk akan di Format (semua isinya dihapus), termasuk semua partisi di flashdisk jika ada

4. Setelah dipilih, beri tanda chek tulisan warna merah dibawahnya ( I have already backup all data… ), lalu klik Next
5. Akan tampil konfirmasi pilihan kita, jika sudah yakin, klik Finish

6. Tunggu proses pembuatan Bootable USB Windows 7/Vista

Setelah selesai, maka USB Flashdisk ini menjadi bootable dan bisa digunakan untuk menginstall windows 7 atau Vista sesuai dengan sumber yang kita buat. Untuk Bisa booting dari Flashdisk, maka BIOS komputer/laptop/netbook harus diatur agar urutan booting pertama kali adalah USB atau removable media.

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 
 
 
eXTReMe Tracker